Pages

Selasa, 19 Agustus 2014

Bersaudara Jauh lebih Baik

       Ini tahun ketiga saya merantau, tepatnya sedang menjajaki semester 5, jika dilihat dari beban matakuliah sekarang terasa berat. Perasaan berat ini muncul jika problem-problem dalam hidup silih berganti, entah masalah kuliah, tugas, dosen mahasiswa, teman bahkan keuangan. Saya anak ketiga dari empat saudara, Tahukan Kamu saya perempuan sendiri loh (ada enak ada gaknya tau :p) .

Cerita sedikiti tentang kuliah, pilihan kita untuk kuliah sebenarnya adalah pilihan yang akan merumitkan hidup kita (bagi yang merasa :p ) meski begitu ia dapat mengindahkan masa depan kita. Yaaa kuliah itu syarat perjuangan, perjuangan belajar. Menuntut ilmu harus sabar step by step dalam kurun waktu tertentu. Menuntut ilmu itu harus bijak dan ikhlas. Pepatah mengatakan tuntutlah ilmu hingga ke liang lahat. Kebayang kan sampai matipun kita harus KUDU belajar. Pepatah lain Tuntutlah ilmu hingga ke Cina. Betapa urgen bahwa menuntut ilmu itu perlu hijrah :) atau bahasa lain merantau.

Merantau,, saat ini memang di luar pulau tepatnya Jatinangor, Bandung. Saya tidak sendiri ada abang-abangku yang selalu menemani, Faturrahman yang saat ini sedang kuliah S2 di ITS Surabaya, M. Haitami yang kuliah+kerja di Jakarta. Tak pernah merasa sendiri karena di tanah jawa ini banyak keluarga kami yang dekat ataupun jauh. Untungnya sekrang zaman udah canggih, komunikasi kami lakukan via social media maupun sms/telpon. Semua itu kami lakukan untuk saling mensupport satu sama lain dalam hidup untuk berprestasi.
Pertemuan di ITB 3 beradik


Kami bertiga menyempatkan waktu jalan-jalan bersama saat liburan. Menikmati kebersamaan biasanya kami lakukan dengan makan bersama, jalan-jalan, adventure alias ngebolang bersama. Begitupun dengan jadwal kepulangan, kami biasnya serempak pulang bersama demi menjaga perasaan satu sama lain.

Ngebolang bersama, Mecusuar Sembilangan Madura
Makan bersama bebek hitam Madura
Usai Shalat Idul fitri, Mesjid Istiqlal 2013

Sebenarnya kami empat saudara( sprt yg disebutkan diatas), hanya saja Si Bungsu sedang tidak di pulau Jawa, Ia di Kalimantan Barat, Pontianak yang terkenal dengan julukan Kota Khatulistiwa. Namanya Ridho Ilhamza sedang duduk di bangku sekolah kelas 3 SMA. Adikku ini tengah berjuang menjadi calon mahasiswa di pulau jawa.
Kami sebagai saudara mendukungnya hingga nanti personel ngbolang pontianak (bacpacker) lengkap 4 saudara.

Waktu memang cepat berlalu, kami telah dibesarkan orang tua kami dalam nuansa keunikannya. dalam gubuk kami di Gg.Mandiri
foto didepan rumah

segala macam suka dan duka telah kami lewati bersama. maka pada waktu yang ditentukan kami akan berkumpul bersama. Mari kita saling mendoakan dalam kesuksesan  meraih Ridho Allah SWT.
foto lumayan terbaru (2012)

Senin, 18 Agustus 2014

KKN VS (Matakuliah Pilihan) Manajemen Kearsipan

              
Aku hanyalah mahasiswa biasa yang berusaha luarbiasa. tapi dengan keterbatasan diri terkadang tidak tau jalan menjadi luarbiasa itu. Kali ini contohnya dihadapkan oleh dua pilihan, KKN pada bulan Januari apa Ambil matkul pilihan Manajemen Kearsipan, secara Manajemen Kearsipan aq sangat tertarik ilmunya. Tentu kalian mungkin heran, dengan jurusanku, Departemen Informasi dan Ilmu Perpustakaan kok belajar Arsip, itulah KERENnya jurusanku, kami menaungi perpustakaan, arsip, informasi dan dokumentasi. Maka hati kecil ini membisikkan gak rugi ambil matakuliah Manajemen Kearsipan.

Tapi sayang keburu sayang, ternyata jatah hanya 24 SKS (itu sudah maksimum loch). dan harus memilih KKN atau Manajemen Kearsipan? info yang kudapati tidaklah cukup menjelaskan APAKAH MATAKULIAH PILIHAN AKAN DITAWARKAN DISEMESTER DEPAN? tidak ada yang tau dan tidak ada kejelasan.

pagi itu aku berniat bimbingan dengan dosen wali, berharap  mendapat jawaban. pertimbangan Dosen Wali: "Kalau kamu gak ikut KKN sekarang maka nanti KKN kamu sendiri, mau sendiri? teman-teman seangkatan kamu sudah, kamu akan bertemu dengan teman-teman beda angkatan, Mau? nanti kamu klo mau bangun perpustakaan sendirian, klo bareng-bareng kan bisa ber-3 membuat perpustakaan di daerah KKN?"
Respon: Sambil garuk-garuk kepala. "Ohh... gituu bu yaa?!"

Saat ini tidak hanya diriku yang bimbingan tapi teman2 seperjuangan lainnya hingga antri, maka kuputuskan untuk mundur dan duduk sejenak. dari kejauhan terlihat meja yang tak asing, yaitu meja seorang dosen (pembimbing PKM dan motivator), beliau tengah asyik dengan laptopnya. Kuhampiri dan ucapkan salam
       Aku: "Assalamualaikum bapak? maaf lahir batin Pak yaa jika selama ini berbuat salah (masih suasana setelah lebaran) . Si Bapak tersenyum, tertarik garis-garis bibir, mengembang bagai kelopak bunga yang hendak mekar. Ia menyambutku dengan berdiri.
Si Bapak: "Waalaikumsalam, sama-sama teh mutia."
Saya langsung menanyakan kembali perihal versus yang mengambang dipikiran ini. Dengan bijak Ia berkata, "Kalau saya lah yaa saya akan pilih manajemen kearsipan, karena cakupannya kita tidak hanya dalam kepustakaan saat kerja tapi dapat juga dalam kearsipan, karena kita telah mengikuti matakuliah yang  bersangkutan."
    Aku: "Tapi pak teman-teman sekelas pada ambil KKN semester ini?"
Si Bapak: "Ya memang sistem Sks menuntut kita untuk mengambil pilihan, tidak masalah justru itu membuat kita terlatih untuk beradaptasi dengan siapapun. Dlu saat saya di tes pegawai  di WHO ditanya kenapa saya tidak cumloade seperti teman saya (saingan seleksi pegawai) dengan bangga saya menjelaskan bahwa predikat tersebut bukanlah tujuan saya, tapi yang saya cari adalah ilmu"

Aku melihat ada sepecik api semangat yang ingin ditularkan oleh Pak Dosenku satu ini, ia begitu ikhlas dan gigih dalam bekerja. Bimbang inilah kebimbangan hingga tak terasa kumandang dzhur tiba. Dalam Shalatku berharap diberikan petunjuk dan kemudahan setelah mendapatkan jawaban, istiqomah dan mantap dalam mengambil keputusan.

Kini jam 16.00 sudah kuputuskan untuk ambil KKN Januari, TAHU KENAPA? karena pada bulan Januari sudah terjadwal tempat KKN yang strategis, terutama Garut dan Tasikmalaya. Garut kaya akan tas dan sendal kulit berikut chocodotnya (oleh-oleh makanan garut) dan Tasikmalaya terkenal industrinya (kelom, bordiran, konveksi) . Jika bulan Januari sudah KKN maka saat ramdhan selain dapat berkumpul dengan keluarga (bakal ada nambah anggota keluarga insyaallah) Aku dapat Berjual Ria di kampung halaman dan insyaallah mendapat keuntungan dalam perniagaan (layaknya Rasulullah SAW ^_^)
ternyata PIKIRAN BISNIS mengalahkan segalanyaaaa.....
YA ALLAH MUDAHKAN RENCANAKU,,, aamiin allahumma aamiin..
 terakhir Semoga SAJA matakuliah pilihan tersebut ditawarkan kembali di semster depan, sehingga aku akan tetap dapat melahap ilmunya bersama Bapak/Ibu Dosen yang bersahaja.

DOAKAN SAYA ^_^ jazakumullah khairan katsiir, semoga berbalas kepada antum semuaa